Tuesday, 14 February 2017

Hukum Forex Arab Saudi Pancung

Arabie Saoudite: Un homme décapité pour meurtre. Si vous en Arabie Saoudite, ne pense même pas à tuer quelqu'un ou fait quelque chose contre la loi de la charia saoudienne, sinon votre tête pourrait décapité, même si c'est une vieille information, juste pour une information, Le 27 avril 2010, les autorités saoudiennes exécuté Un homme décapité après avoir été condamné à mort pour meurtre, a annoncé le ministère de l'Intérieur. LIRE PLUS EN ANGLAIS amp BAHASA MALAISIE - Le saoudien Umair al-Shihri a été mis à mort dans la ville de Bisha, Muzakkir al Shahrani, avec une mitrailleuse, selon l'annonce de l'agence de presse officielle SPA. Aucun détail n'a été donné sur la date ou le lieu du crime, mais le ministère a déclaré que l'exécution avait été suspendue jusqu'à ce que les enfants des victimes soient majeurs. Source: Agence France Presse, 27 avril 2010 Jika et a berada de l'Arabie saoudienne, jangan pernah terfikir untuk membunuh seseorang atau mélakukan apa-apa kesalahan yang melanggar Undang-undang Shariah Arabe Saoudien, kepala anda boleh dipancung. Walaupun berita ini agak lama, sekadar maklumat kita bersama, pada 27 avril 2010, Pihak Berkuasa Arabe saoudien melaksanakan hukuman mati dengan memancung kepala seorang lelaki kerana kesalahan membunuh, menurut laporan Kementerien Dalam Negeri Arabe saoudien. Uneir al-Shihri, seorang lelaki rakyat Arabe Saoudien telah dijatuhkan hukuman mati di Bahreïn Selatan Kota Bisha, kérane, Kerajaan, SPA. Tiada maklumat lengkap mengéni tarikh dan lokasi kejadien jenayah tersebut diberikan, cuma Kementerian membrea perlaksanaan hukuman akan de tangguh sehingga anak-anak mangsa pembunuhan tersebut, umur mereka meningkat dewasa. Source: Agence France Presse, 27 avril 2010MENGINTIP HUKUM PANCUNG DE L'ARABE SAUDI Praktek hukuman mati bagi pelaku kejahatan dihampir semua negara soudah banyak yang ditinggalkan. Hanya tinggal beberapa saja yang masih memberlakukan hukuman mati untuk kasus-kasus kejahatan yang dianggap sebagai pelanggaran berat. Cina misalnya masih membreslakukan hukuman mati dengan menembak para koruptor. Karena koruptor dianggap kejahatan, berat yang, et merugikan négara dan rakyat. Di Amerika Serikat juga melakukan yang sama ungek kejahatan yang tak diampuni, maraudeur dengan cara suntik mati, tidak lagi dengan listrik. Praktek hukum mati di Indonésie sendiri belum ditinggalkan sepenuhnya. Misalnya hukuman mati dengan cara ditembak seperti yang dialami tiga serangkai teroris, Amrozi, Ali Gufron dan Imam Samudera. Tibo pelaku kerusuhan de Palu dan Sumiarti, pelaku pembunuhan keluarga anggota TNI AL di Surabaya. Dan, dalam beberapa persidangan dalam kasus tertanu, jaksa masih kerap memberlakukan tuntutan maksimal sampai hukuman mati. Mungkin Kerajaan Arabe Saoudien yang masih memberlakukan hukuman mati dengan visage memengal atau memancung kepala. Inilah dirasakan, kurang, manusiawi, dengan, cara, hukuman, mati, dengan, cara ditembak, distrum listrik atau disuntik. Apalagi kebanyakan yang dihukum mati bukan warga Arabe saoudien, tapi lebih banyak pour l'importation et l'exportation, seperti dari Indonésie seperti yang dialami TKW asal Bekasi, Jawa Barat, Ruyati (54) yang dihukum pancung, Sabtu (1862011) waktu Arab Saudi. Hukum mati di Arab Saoudien diberlakukan dengan dalih menjalankan syriat Islam. Bahwa setiap pembunuh, harus, dihukum, dengan, dibunuh, pula, atau, Qisas. Makanya di sini hukum pancung lebih diken dengan hukum qisas, kata Muhamad Tio, warga negara Indonésie yang tinggal di Makkah al Mukaramah kepada detikcom, Minggu (1962011). Pasca pemancungan terhadap Ruyati sendiri menurut Tio, menjadi perbincangan dari mulut et mulut di antara sesama TKI. Di sini takut membicarakannya, karena takut fitnah juga, karena di sini sangat serius juga bagi pelaku fitnah, jélas Tio yang sudah 10 tahun tinggal dan bekerja di kota Makkah ini. Tio sendiri mengaku selama di tinggal de Arab Saoudien sudah menyaksikan langsung proses hukuman pancung. Saya pernah lihat orang dipancung dua kali dengan mata kepala sendiri. Saat itu di Jeddah, saat ada tiga orang yang dipancung, ucapnya sambil mengatakan bahwa orang yang kurang kuat mélihatnya bisa langsung pingsan, menjerit histeris sampai muntah-muntah. Biasanya qisas sendiri dilaksanakan setiap hari Jumat, khususnya sesuai sholat Jumat. Setiap pelaksanaan dilakukan dengan begitu ketat penjagaan ratusan tentara dan polisi. Orang yang akan dihukum dibérien di atas panggung yang dessinat setinggi setengah mètres. Sebelum dipancung akan dibacakan dakwaan, asal kota dan negaranya. Setelah itu dibacakan daa dan dipenggal dengan pedang khusus yang sangat tajam agar cepat prosesnya, ungkap Tio. Usai pelaksanaan di tempat itu juga disiapkan mobil pemadam kebakaran. Il y a un peu moins de temps que l'air gélifié coceran darah cepat bersih dan memang seperti tidak ada apa-apa, kayak tidak ada hukuman qisas, terangnya. Tio juga menjelasan hampir di semua kota besar di Arabe Saudi memberlakukan hukum qisas untuk kasus pembunuhan dan bandar narkoba. Kalau pakkai narkoba tidak de qisas, kecuali pengedarnya saja. Ini diberlakukan di kota Makkah, Médine, Jeddah, Damam, Thaif dan kota lainnya, ujarnya. Di Jeddah sendiri biasa disiapkan tempat qisa di sebuah lapangan di sekitar daerah Al Balad. Di Al Balad sendiri merupakan kawasan komersal dan perdagangan yang tak jauh dari pantai. Kalau dulu di La Mecque, Qishos akan dilaksanakn tak jauh dari Masjidil Haram, sekarang tidak tahu lagi. Kalau kata orang de wilayah Tanim. Saya dengar ibu Ruyati juga dihukum de Makkah, tapi saya nggak tahu de mana persisnya, katanya. Tio dan sejumlah mukimin lainnya menyatakan, justru dengan hukum qisas yang diberlakukan de Arab Saudi membuat rasa aman penduduknya, termasuk para pendatang. Karena hampir sebagian besar un dari pelaku kejahatan, walau tidak dipungkiri masih ada kasus kriminal kecil lainnya. Il ya déjà un certain nombre de questions sur la qualité et l'efficacité. Saya a mis en évidence la présence de corps musculaires dans Cina yang diberlakukan terhadap koruptor. Kalo di Indonésie membunuh itu seperti membunuh ayam. Hampir tiap hari, ada, pembunuhan, tapi, pelakunya, tidak, jera, karena, hukum, kurang, tegas. Apalagi kasus korupsi, terangnya Tio mengajak semua orang, khususnya di Indonésie untuk memperhatikan kembali soal pengiriman TKW ke Arabe, apalagi soal ajaran yang menyebutkan larangan perempuan berpergien jauh dari rumah. Tentunya ini bukan persoanan larangan perempuan bekerja atau pesoalan genre. Tapi alangkah baiknya ini diperhatikan lag, kalau tidak mau menimbulkan musibah yang lebih besar. Karena resiko wanita lebih besar. Lah TKI yang laki-laki saja berbahaya, bahman ada yang disandera kaya di Somalie. Tapi setidaknya itu resiko seorang lelaki, seorang kepala rumah tangga etang kewajibannya mencari nafkah, pungkasnya.


No comments:

Post a Comment